Memilih dan Memasak Daging Ayam Potong Segar dan Matang Sempurna

ayam potong segar

Daging ayam potong segar merupakan bahan olahan utama dalam menu masakan rumahan yang cukup relevan dan favorit. Selain itu,  memasak sendiri di rumah merupakan salah satu wujud kasih sayang kepada keluarga sekaligus dapat menghemat anggaran belanja rumah tangga. Keahlian berbelanja ini sangat diperlukan dalam mengatur finansial keluarga. Tidak hanya mengenai prinsip ekonomi yang profitabel namun juga mesti selektif dalam memilih bahan masakan ketika berbelanja. Pastilah semua orang menginginkan makanan yang higienis dan sehat.

Untuk memperoleh bahan masakan yang tepat, dalam konteks ini adalah daging ayam potong segar, maka mesti mengerti ciri dan cara mengenalinya.

 

Tips Memilih Daging Ayam potong segar

1. Perhatikan Warna Daging Ayam

Bagi Anda yang masih awam, cara paling mudah adalah dengan memperhatikan corak warna daging. Daging ayam potong yang masih segar mudah dikenali karena warnanya cenderung merah muda cerah dan sedikit atau bahkan hampir tidak ada unsur warna putihnya.

Warna putih pada daging ayam potong dapat dijumpai pada daging ayam yang telah dimasukkan atau disimpan ke dalam kulkas atau mesin pendingin daging. Itu terjadi karena daging yang diendapkan dalam suhu dingin cenderung mengeras atau membeku. Dari situ dapat diketahui apakah daging tersebut merupakan daging ayam potong segar atau tidak.

2. Bedakan Bau Daging

Selain dari warna atau tampilan yang dapat dikenali melalui indra penglihatan, entitas bau juga dapat dijadikan alternatif kedua dalam mengidentifikasi daging ayam potong segar atau tidak. Daging ayam yang masih fresh cenderung memiliki bau yang anyar dan segar. Berbeda dengan daging yang sudah tidak baru lagi yang cenderung mempunyai bau yang amis. Apabila daging ayam tersebut cukup berbau amis, lebih baik jangan dipilih dan cari daging lain yang masih fresh.

3. Rasakan Tekstur Daging

Metode teknis selanjutnya untuk mengetahui apakah daging ayam potong segar atau tidak dengan memperhatikan tekstur daging tersebut. Sentuh dan rasakan apakah daging ayam potong tersebut masih terasa kenyal atau tidak. Jika iya daging tersebut masih kenyal, maka bisa dipastikan daging ayam potong tersebut masih baru. Sebaliknya, apabila daging ayam tersebut sudah cenderung tidak kenyal dan terasa lembek serta berair ketika disentuh maka bisa dipastikan daging ayam potong tersebut sudah tidak segar lagi.

Setelah Anda mampu memiilih daging ayam potong segar, hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah memasaknya. Daging ayam merupakan salah satu jenis daging yang cukup fleksibel untuk dimasak dengan aneka kreasi kuliner. Tekstur daging ayam yang memiliki kekhasan tersendiri menjadikannya objek yang kerap kali dieksperimenkan dalam berbagai jenis masakan. Entah itu dibakar, digoreng, dikukus, dipanggang atau direbus.

Kunci memasak daging ayam adalah harus memasaknya dengan tingkat kematangan yang sempurna. Namun itu masih lebih mudah jika dibanding memasak daging hewan lain, semisal sapi yang memiliki level kematangan yang beragam.

Selain agar masakan daging ayam tersebut lezat ketika disantap nantinya juga supaya gizinya terjaga dan bakteri atau kuman yang ada di daging mati sehingga aman ketika dikonsumsi. Itulah mengapa daging ayam harus dimasak hingga matang sempurna karena jika daging ayam dimasak kurang matang, kemungkinan besar daging tersebut mengandung bakteri salmonella yang mampu menyebabkan penyakit mematikan.

Memasak daging ayam harus benar-benar hati-hati dan jangan undercooked. Beberapa pendapat para ahli memasak mengatakan bahwa daging ayam harus dimasak hingga temperatur panasnya mencapai 73 derajat agar memiliki tingkat kematangan yang sempurna.

ayam potong segar

Lalu bagaimana cara agar dapat mengetahui daging tersebut matang sempurna?

Cara yang pertama adalah dengan mengukur suhu daging menggunakan termometer. Teknisnya, tusukkan atau selipkan termometer pada bagian daging ayam yang memiliki tekstur yang agak tebal. Apabila termometer menunjukkan suhu kurang lebih 73 derajat Celsius maka bisa dipastikan daging ayam tersebut telah matang sempurna.

Cara yang kedua adalah dengan menggunakan pisau. Tusukkan pisau pada daging ayam lalu periksalah apakah air atau cairan yang keluar berwarna bening atau bukan. Jika cairan berwarna bening berarti daging ayam tersebut telah matang. Metode ini cukup efektif sebagai alternatif apabila tidak ada termometer yang dapat digunakan untuk mengecek.

Dalam rentang waktu empat puluh lima sampai enam puluh menit, daging ayam dapat dimasak hingga matang sempurna. Umumnya, durasi tersebut sudah pas dan sempurna untuk memasak daging ayam. Namun, hal tersebut bisa menjadi sefleksibel mungkin bergantung pada berapa besar atau banyaknya daging ayam yang dimasak dan potensiometer kompor gas yang Anda gunakan.

Dari segi coraknya, daging ayam yang telah matang akan berwarna putih dan tampak juicy serta cenderung basah. Berbeda apabila warna daging terlihat kering itu merupakan indikasi daging tersebut overcooked atau terlalu matang. Sebaliknya, jika daging belum semua berwarna putih ketika sudah dimasak atau masih menyisakan corak merah pada daging, bahkan masih ada darah, dapat dipastikan daging tersebut kurang lama atau kurang matang alias undercooked.

Selain di pasar, untuk mendapatkan daging ayam yang segar dan berkualitas, kini tidak perlu repot lagi. Banyak pedagang daging atau supplier yang menyediakan daging ayam fresh melalui internet. Anda tidak perlu repot harus keluar rumah, cukup buka gawai Anda dan pesan melalui website si penjualnya.

Bagi Anda yang berada di wilayah Bandung dan sekitarnya dan ingin praktis dan tepat dalam memperoleh daging ayam yang berkualitas dan segar, Anda bisa membelinya dengan cara order melalui website kirimayam.id. Melayani jasa pesan dan antar sampai ke rumah daerah/kota Bandung dan sekitarnya. Kami pastikan akan senantiasa aktif dan reaktif dalam menanggapi pesanan pelanggan.

Olahan makanan dengan bahan daging ayam memang selalu mudah membuat orang tertarik untuk mencicipinya. Tak heran jika sekarang banyak kedai makanan atau toko cepat saji yang menyediakan ayam goreng dan menjadikannya produk primadona karena memang sangat digemari sehingga mendatangkan potensi keuntungan yang juga cukup besar. Banyak bagian tubuh dari ayam yang dapat diolah menjadi bermacam masakan bahkan hampir semua bagian tubuh dapat dijadikan bahan pangan.

Bagian sayap, dada, dan dada adalah bagian favorit untuk dimasak, khususnya digoreng tepung. Hati ayam biasanya dimasak pedas sementara bagian kepala dan ceker bisa diolah bersama ketika memasak sup. Telur ayam pun juga sering dikonsumsi menjadi berbagai olahan masakan. Selain menjadi kreasi kuliner, bagian tubuh ayam yang lain juga bisa dimanfaatkan. Contohnya, bagian bulunya dapat dibuat menjadi kemoceng. Namun daging ayam tetap nomor wahid sebagai santapan.

Itulah beberapa tips dan trik dalam memilih daging ayam potong segar dan cara memasaknya hingga matang sempurna. Ada banyak cara dan olahan masakan daging ayam. Anda bisa mencoba berkreasi di rumah dan menyajikan kepada keluarga Anda tercinta.

Bagikan Artikel