Di Indonesia ayam kampung potong merupakan ayam peliharaan yang ditangani tidak dibudidayakan secara komersial dan juga ras yang dihasilkan pun tidak digunakan untuk kepentingan komersial yang ada. Salah satu ternak unggas ini yang disebut ayam kampung, telah tersebar di seluruh polosok nusantara dari sabang sampai merauke dan tentunya sudah memasyarakat.
Untuk membadakan ayam ras istilah dengan dinamai ayam kampung ini dipilih untuk membedakannya. Sejak diberlakukannya program pemurnian, pengembangan dan juga pemuliaan ayam jenis lokal yang unggul. Kemudian sekarang lebih menggunakan perbaikan teknik budaya yang ada menjadi dikenal dengan sebutan ayam buras yaitu ayam yang bukan ras.
Selain itu, istilah untuk ayam kampung lain yaitu istilah ilmiah Gallus domesticus yang artinya mempunyai produksi daging dan juga telur yang beragam, memiliki suara yang merdu, memiliki ciri khas yang ada, mempunyai keunggulan tertentu (produksi telur), mempunyai bulu yang warnanya menarik, dan lain-lain. Keunggulan-keunggulan tersebut yang mendorong untuk dapat dilestarikan, dimanfaatkan ataupun ditingkatkan untuk kesejahteraan peternak yangada di indonesia.
Asal Usul Mulanya Ayam Kampung Potong di Indonesia
Ayam kampung merupakan ayam liar atau ayam hutan menurut nenek moyang pada Hutt (1949). Pada Juli (1951) nenek moyang menyatakan bahwa ayam tersebut tergolong ke dalam genus Gallu dengan 4 spesies yang ada, seperti Gallus gallus atau ayam hutan merah (Red Jungle Fowl), Gallus sonneratti atau ayam hutan abu-abu (Grey Jungle), Gallus varius atau ayam hutan hujau (Green Jungle Flow), Gallus lafayett yaitu ayam hutan Ceylon.
Ayam hutan merah biasa disebut dengan Gallus bankiva atau Gallus ferrugineus yang terdapat di Indonesia yaitu di antaranya Sumatera, di Semenanjung Malaysia, di India bagian Timur, di Thailand dan ada juga di Mianmar. Sedangkan ayam hutan hijau dikenal sebagai Gallus javanicus atau Gallus furcatu yang sering disebut dengan ayam hutan Jawa, yang ada di Pulau Jawa atau pulau-pulau sekitarnya juga. Lalu, Ayam hutan abu-abu juga ada di India bagian barat dan ada pula dibagian timur.
Sesuai namanya ayam hutan Ceylon tentunya ada di Ceylon atau Sri Langka. Ayam hutan hijau dan ayam hutan merah amerupakan ayam asli indonesia, sudah lama sekali dibudayakan secara tradisional leh masyarakat indonesia secara beribuan tahun lamanya. Sedangkan, adat istiadat dan kondisi lingkungannya juga tentunya sangat beragam, maka ayam lokal yang ada di indonesia saling beraneka ragamnya. Pada tahun 2002 seseorang yang bernama Utoyo melaporkan bahwa lebih dari 30 bangsa di indonesia terdapat ayam kampung yang besar keragamannya dan yang spesifik juga.
Keragaman Pada Ayam Kampung Potong Indonesia
Pada awal sejarah ayam kampung bermula pada generasi pertama ayam tersebut. Sejarah ayam kampung, pada awalnya dimulai dari generasi pertama ayam Keturunan pada ayam hutan merah (Gallus gallus) berada di kampung, yang selanjutnya dipelihara oleh masyarakat disana . Pada saat zamannya Kerajaan Kutai disana, ayam hutan tersebut merupakan bagian komuditas persembahan untuk raja (upeti) yang berasal dari masyarakat setempat disana.
Para raja banyak yang sangat menyukai citarasa dari daging ayam hutan tersebut. Maka dari itu banyak yang memelihara ayam tersebut untuk diternak dan dipelihara untuk diberikan kepada raja. Di Indonesia ayam lokal mempunyai keragaman variasinya diantaranya yaitu dari nama, memiliki keunggulan, ciri yang khusus, sifat kuantitatif dan kualitatif.
Contohnya adalah ayam kedu yang berasal dari daerah Magelang dan temanggung, eks Karesidenan Kedu yang ada di Jawa Tengah , ada juga ayam pelung berasal dari Kabupaten Cianjur di Sukabumi Provinsi Jawa Barat, selanjutnya ada ayam nunukan yang ada di Pulau Tarakan tepatnya Kalimantan Timur. Kemudian ada ayam kokok berlengek yang ada di Sumatera Barat yaitu tepatnya berada di pedalaman Kabupaten Solok, dan masih banyak lagi.
Jenis-Jenis Dari Ayam Kampung Potong
Ayam kampung tentunya mempunyai keragaman jenis dan ciri khas dari keunikan tersendiri yang dapat memberikan daya tarik untuk diternak dan dipelihara.
Berikut ini contoh dari beberapa jenis ayam kampung potong atau varian yang tersebar di Indonesia
1. Ayam Jenis Kedu Hitam
Ayam jens ini mempunyai ciri khas pada bulunya yaitu warna pada tubuhnya hampir seluruhnya berwarna hitam yang sesuai dengan namanya. Jika diperhatikan dengan teliti maka dapat dilihat perbedaannya yaitu pada bulunya yang tidak sepenuhnya berwarna hitam menyeluruh, dan terdapat warna sedikit kemerahan pada tubuh ayam tersebut. Sebagian besar orang menamai ayam tersebut dengan sebutan ayam hitam karena ciri khas yang ada.
Pada dasarnya, berat yang dimiliki ayam jantan dewas adalah 2 kg-2,5 kg, sedangkan pada ayam betina mempunyai berat 1,5 kg saja. Ciri khasnya yang mempunyai bentuk yang hitam. Banyak orang menyebutnya sebagai ayam cemani karena ada banyak persamaan, tetapi sebenarnya, ayam cemani dan ayam hitam ini adalah ayam yang berbeda.
2. Ayam Jenis Kedu Putih
Jenis ini merupakan ayam yang mempunyai warna pada bulunya yang berwarna putih menyeluruh dan juga mulus serta bersih pada tubuhnya. Tetapi, pada jenggernya berwarna merah. Sedangkan pada kakinya berwarna kekuningan. Ayam jantan dewasa memiliki berat sekitar 2,5 kg dan betina 1,5, hingga dapat mencapai sekitar 1,5 kg.
3. Ayam Jenis Kedu Merah
Ayam jenis kedu merah ini mempunyai bulu yang hitam dan polos serta warna pada kulit wajahnya juga jenggernya yang berwarna merah. ayam jenis ini mempunyai tubuh yang besar, pada ayam jantan dewasa bisa mencapai 3 kg-3,5 kg beratnya dan untuk bobot ayam betina sekitar 2 kg sampai 2,5 kg saja. Ayam kedu jenis ini mempuyai warna campuran putih yang melekat pada bulu ayam ini.
4. Ayam Gaok
Ayam ini tergolong pada jenis ayam kampung karena berasal dari Madura yang tepatnya berada di pulau puteran. Ayam gaok memiliki ciri khas tersendiri pada suaranya yaitu bisa terdengar sangat jauh dan panjang atau lebih mirip dengan suara pada ayam pelung. Ayam ini memilii tubuh yang besar juga tegap dan juga jengger yang wilah dengan warna kemerahan pada jantan memiliki berat 4 kg dan untuk yang betina 2,5 kg saja.
5. Ayam Jenis Belenggek
Ayam jenis ini mempunyai keunikan yang membuat orang menggemari ayam ini. Ayam jenis belenggek ini sangat pintar dalam hal berkokok, dengan suaranya yang indah, dan juga iramanya yang panjang. Ayam belenggek ini berasal dari daerah Sumatera Barat. Ayam ini memiliki kaki yang termasuk kuat.
6. Ayam Garut
Ayam garut ini mempunyai bentuk tubuh yang sangat besar daripada ayam lainnya. Kepala ayam ini pun besar dan cenderung berwarna paruh kuning. Sedangkan, pada bulu ayam ini mempunyai warna rambang yaitu putih, hitam atau bisa tercampur dengan warna lainnya juga. Keunggulan dan keunikan pada ayam ini tidak berdominasi secara umum.
7. Ayam Nunukan
Ayam ini mempunyai bulu berwarna cenderung merah yang cerah dan kadang tercampur dengan warna kuning di setiap bulu, ekor dan sayapnya serta pada paruh ayamnya. Di Kalimanta Timur aym ini banyak ditemui di sana, tepatnya di pulau Tarakan dan juga jenggernya berbentuk willah. Jika ayam sudah berumur 45 hari maka bulunya akan menjadi seperti sangat lembut dan cenerung seperti kapas.
8. Ayam Pelung
Ayam jenis ini banyak ditemukan di daerah Kabupaten Cianjur yang tepatnya berada di Sukabumi. Ayam pelung mempunyai bentuk tubuh yang tegap serta besar. Selain itu kaki,paruh dan pahanya pun termasuk sangat kuat sekali, jenggernya yang juga mempnyai bentuk wilah. Pada umumnya berat pada tubuh ayam pelung yang dewasa adalah sekitar 3,5 kg-5,5 kg untuk betina beratnya berkisar 2,5 sampai 3,5 kg saja.
Itulah Pengertian dan Jenis Ayam kampung potong. Pastikan jika anda membuat bahan-bahan dan cara masaknya sudah benar ya agar enak dan lezat ketika dimakan. Oh iya, Anda yang berdomisili di daerah Bandung kini bisa mendapatkan ayam kampung dan broiler dengan melakukan pembelian secara online di kirimayam.id atau melalui Instagram kami di @kirimayambdg Selain lebih mudah dilakukan, ayam yang Anda beli jelas merupakan ayam kampung dan broiler dengan kualitas yang baik.
Bahkan untuk Anda yang masih berlokasi di Bandung, dapat menikmati fasilitas layanan antar ayam langsung ke rumah ataupun ke kantor Anda. Ini tentu akan memudahkan ibu rumah tangga untuk mendapatkan bahan makanan yang sehat untuk keluarga, dengan memberikan daging ayam bernutrisi tinggi sebagai sajian makanan.







