Mengenal Ciri Khas Jual Daging Ayam Yang Berbahaya

jual daging ayam

Peningkatan daya beli masyarakat akan daging ayam ini membuat kekhawatiran di beberapa aspek. Berdasarkan pengamatan lapangan, rata-rata masyarakat lebih menyukai jual daging ayam dibandingkan dengan daging hewan lain yang hanya diminati oleh kalangan tertentu.

Di setiap rumah makan, cafe, ataupun warung tegal sekalipun akan menyediakan berbagai masakan yang tentunya ada yang diolah dengan bahan dasar daging ayam. Hal ini dikarenakan minat masyarakat akan daging ayam yang tinggi.

jual daging ayam

Dari hal tersebut, permintaan akan jual daging ayam di pasar menjadi meningkat. Banyak usaha ayam potong yang belum bisa memenuhi permintaan pasar yang begitu melonjak tersebut. Ditambah lagi ketika akan memasuki hari besar tertentu, seperti hari raya Idul Fitri. Daging ayam yang diolah sebagai opor ayam seolah sudah menjadi tradisi di setiap rumahnya. Oleh karena itu, semakin dekat dengan peringatan hari besar maka kelonjakan akan harga jual daging ayam juga semakin meroket.

Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan transaksi jual beli daging ayam yang tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Ciri Khas Jual Daging Ayam Yang Berbahaya

Ada beberapa ciri yang harus diperhatikan ketika akan membeli daging ayam. Hal ini bisa membantu untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan bagi Anda ataupun orang yang memakan makanan tersebut. Lalu apa saja ciri daging ayam yang berbahaya dan tidak layak dikonsumsi? Simak beberapa ciri berikut ini.

1. Aroma Menyengat

Bagi orang yang sudah sering berurusan dengan daging ayam mungkin akan mudah dalam membedakannya. Bagaimana dengan masyarakat yang masih awam dengan bau ayam yang segar itu seperti apa?

https://ayamkita.com/wp-content/uploads/2017/06/Pengertian-Karkas-Ayam.jpg

Daging ayam yang masih dalam kondisi segar kebanyakan tidak mengeluarkan bau, bukan tidak berbau sama sekali, tetapi bau daging ayam segar aromanya tidak menyengat.

Untuk jual daging ayam yang sudah tidak layak dikonsumsi akan mengeluarkan bau busuk dan juga asam. Bau ini dapat tercium dengan jelas di indra penciuman Anda.

Aroma aneh ini juga bisa tercium ketika daging sudah direbus atau dimasak. Jika Anda mencium bau aneh pada daging yang Anda masak, itu juga visa menjadi ciri daging yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

2. Warna Daging Berubah Menjadi Abu-abu

Pada daging ayam yang masih dalam kondisi segar, dagingnya akan berwarna merah muda atau pink. Jika Anda menemukan daging ayam di pasar ataupun swalayan yang sudah berubah warna menjadi keabu-abuan atau cenderung kusam, lebih baik urungkan niat Anda untuk membelinya.

Karena daging ayam yang sudah berubah warna sudah mulai memasuki masa kadaluarsa dan tidak baik untuk di konsumsi.

3. Berlendir dan Lengket

Ketika Anda sudah membeli daging ayam dari pedagang daging ayam potong, tentunya Anda akan mencucinya sebelum mengolah daging tersebut bukan? Nah dari sini bisa Anda perhatikan tentang kesegaran daging tersebut. Bagaimana caranya?

Anda bisa melihat dari bagaimana rasa permukaan daging tersebut ketika dipegang. Daging ayam yang segar akan terasa sedikit berlendir dan licin sebelum di cuci. Namun, setelah di cuci, daging ini tidak lagi terasa berlendir. Jika Anda masih merasakan lendir dan lengket setelah di cuci, Anda biss tau bahwa daging tersebut termasuk ciri daging yang berbahaya dan sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

4. Tekstur Kulit Ayam

Beberapa daging ayam yang diperjualbelikan masih terdapat kulit ayamnya walaupun ada juga sebagian pedagang yang hanya menjual daging ayam saja tanpa kulit dan tulang.

Jika Anda akan membeli daging ayam dan melihat masih terdapat kulitnya, Anda bisa memperhatikan hal tersebut baik-baik. Daging ayam segar akan memiliki tekstur kulit yang halus ketika diraba dan pori bagian bekas cabutan kulit ayam itu tertutup rapat.

Jika Anda menemukan daging ayam yang memiliki tekstur kukit kasar ketika diraba dan juga pori bekas cabutan yang tidak tertutup rapat, hal itu bisa menjadi indikasi ayam tiren. Apasih ayam tiren itu? Ketika ayam yang sudah mati dan masih tampak segar ketika dilihat, pedagang akan memanfaatkan hal tersebut untuk menjualnya walaupun dalam keadaan yang sudah tidal layak konsumsi.

5. Sendi Yang Terasa Kaku Ketika Dilipat

Bagaimana bisa mengindikasikan dengan ciri yang satu ini? Jika pada umumnya semua orang ataupun hewan yang sudah meninggal atau mati, tubuhnya akan terasa kaku diakibatkan aliran darah yang sudah berhenti.

Nah, dari situlah kita bisa memperhatikan apakah daging tersebut masih dalam keadaan segar dan layak konsumsi atau tidak.

Pada daging ayam yang sudah memiliki sendi yang kaku ketika di lipat, maka kemungkinan besar ayam tersebut sudah di potong dalam beberapa hari yang lalu dan ciri yang satu ini bisa digunakan untuk mengindikasi ayam tiren juga.

6. Daging Yang Tidak Didekati Oleh Lalat

Daging ayam yang diperjualbelikan di pasar biasanya akan menjadi sasaran untuk lalat hinggap. Namun ketika Anda menemukan daging ayam yang tidak di hinggapi lalat satupun atau tidak ada lalat disekitarnya, Anda harus mencurigai hal tersebut.

Daging yang tidak membuat serangga tertarik, pastu terdapat hal janggal yang terjadi di sana. Contohnya adalah disuntikkan pengawet agar daging tersebut tidak membusuk walaupun belum terjual. Yang sudah pasti pengawet tersebut jika masuk kedalan tubuh kita akan membahayakan kesehatan.

7. Daging Ayam Mengalami Freezer Burn

Jika Anda termasuk kedalam orang yang senang membeli daging ataupun kebutuhan rumah tangga di supermarket atau swalayan, Anda harus mewaspadai yang satu ini. Daging yang diperjualbelikan di swalayan biasanya dimasukkan kedalam lemari pendingin dengan tujuan agar tidak cepat membusuk.

Memang benar cara ini bisa membuat daging tidak cepat membusuk, tetapi jika daging terlalu lama didalam lemari pendingin pun tidak baik. Karena akan susah membedakan mana daging yang masih bisa dikonsumsi dan mana yang sudah tidak layak.

Lalu bagaimana dengan keadaan daging yang mengalami freezer burn? Daging bisa mengalami freezer burn karena terdapat udara yang masuk kedalan daging ayam selama daging tersebut sedang dibekukan. Akibatnya, daging ayam akan berubah menjadi berwarna biru atau kemerahan yang jika dilihat akan mirip dengan lebam.

Dari beberapa ciri yang sudah dijelaskan, Anda harus lebih berhati-hati ketika membeli daging ayam. Apalagi dalan kondisi pandemi seperti ini, akibat pandemi yang membuat roda perekonomian menjadi menurun membuat penjualan daging ayam menjadi menurun tetapi minat masyarakat akan daging ayam yang masih saja tinggi bisa membuat pedagang melakukan beberapa trick bisnis yang bisa merugikan bagi pembelinya.

Semisal daging ayam tiren atau bisa juga daging ayam yang sudah lama tidak dijual lalu harganya diubah menjadi lebih rendah daru biasanya.

jual daging ayam

Terlebih ketika akan mendekati hari besar, Anda harus lebih teliti dan berhati-hati dalam memilih daging mana yang layak dan sehat ketika dikonsumsi oleh Anda dan orang disekitar Anda.

Anda bisa mencari tempat jual daging ayam di kirimayam yang tepercaya. Karena sudah bersertifikasi mulai dari sertitikasi MUI dan BPOM.

Bagikan Artikel