Tips mengolah dan menyimpan daging ayam yang benar – Daging ayam adalah bahan mentah yang berasal dari ayam, olahan masakannya disukai banyak orang terutama di Indonesia sendiri. Pada ayam terdapat bakteri-bakteri yang bisa merusak kualitas dari ayam itu sendiri.
Karena itu, pastikan Anda menyimpannya dengan benar supaya tidak cepat busuk. Kirimayam menyarankan untuk daging ayam sebaiknya disimpan dalam kulkas secara terpisah, yaitu dari makanan-makanan yang sudah matang.
Tips Mengolah dan Menyimpan Daging Ayam Dengan Benar
Berikut tips untuk Anda bagaimana cara mengolah dan menyimpan daging ayam dengan benar, diantaranya:
- Sebetulnya ayam itu tidak perlu dibilas menggunaka air, karena semua bakteri akan mati pada saat diolah menjadi masakan. Dan jika mencuci ayam mneggunakan air keran langsung dikhawatirkan semua bakteri akan kemana-mana.
- Kalau dirasa ada yang kurang kalau tidak mencucinya terlebih dahulu sebelum dimasak, maka yang harus Anda lakukan yaitu merendam dahulu ayam menggunakan air hangat selama kurang lebib 10 – 15 menit, kemudian Anda bisa membilasnya menggunakan air mengalir.
- Untuk cara lainnya, Anda bisa lap daging ayam dmenggunakanu jeruk lemon atau cuka untuk mengurangi bakteri-bakteri yang dikandungnya. Biarkan saja selama 5 – 10 menitan, lalu Anda bisa membilasnya menggunakan air mengalir.
- Jika Anda ingin menyimpannya dahulu karena tidak langsung memasaknya, Anda bisa simpan ayam ke dalam wadah yang tertutup dan bersih. Lalu masukkan ayam tersebut ke dalam freezer agar bisa bertahan setidaknya 2 – 3 hari. Tetapi jika baunya sudah tidak enak lagi, sebaiknya daging ayam tidak usah dimasak.
- Pada saat Anda akan memasaknya dari freezer, sebaiknya Anda cairkan terlebih dahulu ayam yang beku dengan cara memindahkannya ke kulkas bagian bawah. Jika ayam didiamkan di luar ruangan terbuka, khawatir bisa membuat ayam terkena bakteri kembali. Ataupun, Anda dapat mencairkannya dengan cara merendamnya ke dalam air dingin, jika ayam masih berada di dalam plastik.
- Pengolahan daging ayam pun sebaiknya Anda sediakan peralatan masak sendiri supaya bakteri-bakteri tidak ikut tersebar ke makanan lainnya. Cek saja mulai dari wadah untuk menyimpannya, wadah untuk mencucinya, sampai talenan dan pisau. Teruntuk talenan, usahakan memakai yang terbuat dari plastic saja, bukan yang terbuat dari kayu, karena talenan kayu mempunyai banyak pori yang dapat menjadi tempat bersarangnya bakteri-bakteri.
- Sebelum dimasak, keringkan terlebih dahulu ayam menggunakan handuk ataupun kertas tisu, kemudian pada saat proses memasaknya, pastikan ayam dimasak sampai benar-benar matang. Jangan sampai ada bagian yang warnanya masih merah muda, sebab hal tersebut mengindikasikan kalau daging ayam baru setengah matang sertta bakteri-bakterinya mungkin belum mati semua.
Perlu Anda ingat, dari seluruh bagian ayam, bagian yang membutuhkan waktu terlama untuk matang yaitu ceker ayam.
- Kalaupun ayam ingin lebih lama, maka Anda bisa bekukan ayam yang masih segar ke dalam freezer dengan suhu di bawah minus 20 derajat celcius. Ayam mentah yang telah dipotong-potong dan disimpan ke dalam freezer akan bertahan selama 9 bulan lamanya.
Beda dengan ayam mentah utuh yang dibekukan, tingkat awetnya bisa sampai satu tahun lamanya. Sedangkan ayam yang sudah matang, bisa Anda simpan ke dalam freezer dan akan awet sampai 2 – 6 bulan. Tips kalau ingin memasak daging ayam yang beku, pertama-tama cairkan terlebih dahulu di dalam lemari es ataupun menggunakan oven microwave.
Jika Anda ingin membeli ayam, Anda bisa membelinya di Kirimayam. Kirimayam adalah distributor daging ayam segar, halal dan higienis. Semua ayam termasuk ayam broiler Bandung yang sudah dipotong dengan ketentuan syarat Islam sampai ke tangan konsumen dipastikan halal.

