Jika anda ingin mengetahui proses pembekuan daging ayam, maka anda berada di halaman yang tepat. Saat anda mempunyai daging yang banyak di rumah, pastinya kamu akan menyimpannya di lemari es atau freezer.
Dalam proses pembekuan daging ayam yang memang bagus akan menghasilkan kualitas daging ayam yang bagus dan kemasan yang tepat memiliki peranan yang tidak kalah pentingnya dalam mendukung proses pembekuan daging ayam.
Proses Pembekuan Daging Ayam Yang Benar
Beginilah proses pembekuan daging ayam yang benar, diantaranya :
1. Pembekuan
Pada saat proses pembekuan daging ayam akan terbentuk drip atau cairan daging beku, dimana drip ini akan terbentuk semakin besar pada saat suhu semakin mendekati titik beku air. Drip akan semakin mengecil jika suhu semakin dingin. Drip yang terbentuk akan sangat berpengaruh pada kualitas daging beku yang dihasilkan, karena drip yang terbentuk besar akan mengoyak jaringan/ tekstur daging.
Pada saat memasak usahakan daging ayam tidak di drip karena nantinya akan menghasilkan daging yang bertekstur rusak, dan juga akan keras. Gizi yang terkandung pada daging ayamnya pun akan berkurang apabila terjadi pelayuan dan juga nantinya rasanya pun menjadi hambar, serat-serat pada daging ayam akan keluar dan meleleh dengan sendirinya karena drip.
Sebaiknya, apabila daging ayam akan dibekukan perhatikan juga suhunya. Suhu yang disarankan adalah kurang dari -20 derajat celcius saja. Jika semakin dingin maka akan lebih bagus juga nanti hasilnya. Dan juga drip yang dihasilkan juga akan sangat kecil jadi tidak akan mengoyak serat-serat pada dagin ayamnya.
Hasilnya kita akan menerima atau memperoleh daging beku yang berkhualitas dan terjamin mutunya. Tekstur dari dagingnya pun akan lebih empuk tidak keras. Pada saat daging mengalami proses pencairan daging atau biasa disebut dengan thawing maka drip yang ada pada daging ayamnya pun nantinya yang awalknya membeku akan mencair tetapi zat-zat nya tidak terbawa keseluruhan begitu pula dengan gizi yang terkandung pada daging ayamnya pun tidak berkurang.
Sehingga daging akan lebih berkualitas dan lebih gurih. Proses pelayuan pada daging juga akan mengasilkan kualitas yang mutu sebab melalui tahap pembekuan tadi, hal itu sangat berhubungan dengan proses rigormotis yaitu proses dimana daging yang kaku atau kejang setelah memalui tahap pemotongan tersebut. Jika proses rigormotis nya belum selesai dan langsung dibawa untuk dibekukan maka kualitas dari daging ayamnya akan menurun dan tidak bermutu, karena daging sudah melalui tahap proses cold-shortening sebelum proses yang sebelumnya selesai dengan benar. Daging tersebut yang sudah mengalami proses cold-shotering atau biasa disebut dengan pengkerustan daging maka daging yang dihasilkan bertekstur lebih ke alot dan tidak empuk sama sekali.
Disarankan pada saat thawing tidak dianjurkan memakai microwave karena jika menggunakan microwave daging tidak mengalami proses pencairan yang merata, takutnya nanti akan mengakibatkan kualitas daging semakin memburuk dan bakteri atau mikroorganisme pembusuk lebih mudah untuk masuk kedalam daging.
2. Kemasan
Perhatikan juga kemasan pada daging ayam karena bisa mempengaruhi segalanya dan tidak boleh dilewatkan sebab ini sangat penting. Kemasan yang baik dan benar nantinya tidak akan gosong beku, tampak kehitaman dan kering atau biasa disebut dengan proses frozen burn, juga rasanya tidak akan berubah, tekstur ayamnya dan warna nya juga tetap sama. Pengemasan yang cocok juga akan menghindari terjadinya dehidrasi, desikasi dan juga okidasi pada lemak.
Kemasan yang disarankan untuk pengemasan pada daging beku yaitu alumunium foil atau juga dengan Plastik polietilen.
3. Thawing
Proses dimana daging ayam dilayukan dari beku sebutannya thawing. Jika menggunakan proses thawing yang salah akan menyebabkan kualitas daging nya buruk dan higienis dari daging buruk, sebab daging mengalami proses pembekuan pada suhu ruangan akan mempermudah untuk mikroorganisme berkembang di dalamnya. Berikut ini ada beberapa thawing yang sangat dianjurkan :
- Dalam refrigerator
Pada saat akan melakukan pelayuan, sebaiknya simpan daging beku ke dalam refrigerator walaupun prosesnya cenderung akan memakan waktu sedikit.
- Rendam menggunakan air dingin posisinya masih dalam kemasan.
- Dalam microwave.
Saat akan melakukan thawing sangatlah tidak disarakan di ruangan yang terbuka. Sebab pada saat suhu ruang sama saja dengan suhu pada daging. Menyebabkan miroorganisme yang awalnya tertidur menjadi terbangun dan akan aktif kembali pada sebelumnya. Hal ini berpengaruh besar dan berisiko yang sangat tinggi apabila daging tersebut di konsumsi pada manusia.
Catatan yang tak kalah penting :
- Jangan kebiasaan memasukan dan mengeluarkan daging secara terus-terusan ke dalam lemari es karena itu berisiko tinggi pada kehigienisan daging dan juga kualitas yang dikhawatirkan akan rusak. Sebab saat daging dilayukan, cairan pada daging tersebut yang mengandung zat gizi yang sangat banyak akan keluar dari daging atau bisa disebut dengan dripping. Maka daging tersebut akan memiliki rasa yang cenderung lebih hambar.
Jika hal itu tidak mau terjadi maka simpanlah daging ke dalam kemasan yang sesuai dengan takaran kebutuhan yang akan dikonsumsinya saja.
- Sangat tidak dianjurkan saat thawing menggunakan cara merendam ataupun mencuci apalagi menggunakan air hangat. Karena air hangat malah akan mudah mengkontaminasi daging dari bakteri yang dibawanya.
Itulah hal yang mengenai proses pembekuan daging ayam yang benar, semoga bermanfaat.
