Cara Memilih Daging Ayam Yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh Anda

cara memilih daging ayam yang baik

Sebelum membahas lebih jauh soal cara memilih daging ayam yang baik, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu daging ayam. Daging ayam biasa dijadikan santapan favorit orang Indonesia, dimanapun tempatnya biasanya menyajikan menu masakan daging ayam.

Cara memilih daging ayam yang baik adalah dengan tau apa yang akan anda beli, apakah jenis broiler ataukah ayam kampung. Ayam broiler tentu memiliki tekstur yang empuk dan lembut, serta daging yang bobotnya berat, sedangkan ayam kampung memiliki tekstur yang agak keras namun rasanya lebih nikmat daripada ayam broiler.

Dalam segi harga, ayam broiler lebih murah dibandingkan ayam kampung sebab ayam kampung lebih lama perawatannya dan pakannya pun organik. Ayam broiler dapat diproduksi hanya 4-5 minggu saja.

Mengenai cara memilih daging ayam yang baik, di artikel ini akan kami bahas lebih dalam.

 

Cara Memilih Daging Ayam Yang Baik

cara memilih daging ayam yang baik1

Berikut ini cara memilih daging ayam yang baik, diantaranya :

1. Kenali Bau Ayam

Tips dalam memilih daging ayam segar yang pertama yaitu dengan mengenali bau ayam. Perhatikan serta cium apakah dagingnya bau, jika ayam yang masih segar seharusnya tidak ada bau. Ayam utuh mempunyai bau khas daging segar serta tidak akan menimbulkan bau anyir menyengat.

Kalau dicium ternyata ayamnya bau amis, ada baiknya anda menghindarinya. Ayam itu bisa jadi sudah lama dijual serta kualitasnya juga sudah menurun. Hindari ayam dengan berbau bahan kimia, itu tandanya ayam sudah dicuci ataupun direndam dengan bahan kimia tersebut.

2. Perhatikan Warna Ayam

Cara memilih ayam segar selanjutnya yaitu dengan memperhatikan warna pada ayam. Daging ayam segar itu warnanya merah muda, tidak abu-abu ataupun menghitam. Kalau kulit serta dagingnya terlihat agak putih kemerahan, itu berarti tandanya masih segar.

Hindari ayam yang warnanya pucat sampai kebiruan. Hindari juga ayam yang berwarna mengkilap karena bisa jadi ayamnya sudah diberi formalin.

3. Perhatikan Tekstur dan Darah pada Ayam

Daging yang padat atapupun kenyal merupakan tanda bahwa ayamnya masih segar. Jangan memilih daging ayam yang kalau dipegang, dagingnya terlalu lembek, berair serta mudah hancur. Selain itu, jangan memilih pula yang dagingnya bengkak ataupun terlalu keras, karena bisa jadi sudah disuntik oleh penjual agar lebih berat.

Tips dalam memilih daging ayam segar ini dapat dilakukan dengan menyentuh serta mengusap-usap sedikit kulitnya. Kalau menemukan ayam dengan tekstur yang bertepung dan berpasir, sebaiknya anda tidak usah membelinya, karena ayam tersebut sudah diberi bahan kimia, tekstur bertepung itulah yang merupakan sisa-sisa bahan kimia yang tidak terbilas dan masih tetap menempel.

 4. Perhatikan Darah pada Ayam

Selain itu, cara memilih daging ayam segar yaitu dengan memperhatikan darahnya. Pilihlah ayam yang tidak mengeluarkan banyak darah, ayam yang masih ada darahnya menunjukkan kalau ayam tersebut ditangani dengan cara kasar serta beresiko terkontaminasi bakteri jauh lebih tinggi, ataupun bisa jadi ayam tersebut sudah dibekukan dan dicairkan selama beberapa kali.

5. Perhatikan Ada Tidaknya Lalat yang Hinggap

Lalat memang binatang yang dihindari dikarenakan dapat membawa bibit penyakit. Tetapi dalam konteks untuk memilih ayam segar, lalat justru dapat menjadi indikator yang baik. Kalau anda membeli ayam utuh, perhatikan apa ada lalat yang hinggap pada ayam itu. Kalau tidak ada, anda perlu mencurigai karena bisa jadi ada bahan kimianya.

6. Tekan Daging Ayam

Cara memilih ayam segar di pasar selanjutnya yaitu dengan mencoba menekan-nekan daging ayamnya. Ayam yang masih segar teksturnya elastis, kalau bekas tekanan langsung kembali ke bentuk semula, itu tandanya ayam tersebut masih segar.

Tetapi kalau ayam ditekan bekasnya itu lama ataupun tidak cepat kembali ke bentuk semula, tandanya karkas ayam itu sudah cukup lama. Bisa jadi ayam tersebut sudah berulang kali melalui proses pembekuan atau penyimpanan, alhasil sel dagingnya sudah rusak dan tidak elastis lagi.

7. Lihat Kemasan

Selain itu, kalau anda membeli ayam utuh di supermarket, perhatikan kemasannya. Hal ini juga mesti diperhatikan sebagai salah satu tips dalam memilih ayam segar. Pilihlah ayam utuh yang kemasannya masih utuh dan juga rapi.

Bungkus ayam yang sobek tidak berfungsi sempurna untuk melindungi ayam dengan baik, sehingga debu dan kuman bisa saja sudah masuk ke dalamnya.

Dengan anda mengetahui cara memilih daging ayam yang baik, maka anda meminimalisir terjadinya penyakit terhadap kesehatan tubuh. Selain itu anda bisa menikmati daging ayam segar serta kandungan manfaatnya yang banyak pada daging ayam.

 

Manfaat Mengkonsumsi Daging Ayam Yang Baik

Manfaat Mengkonsumsi Daging Ayam Yang Baik

Apakah anda tahu kalau sebenarnya ada begitu banyak sekali manfaat mengkonsumsi daging yang baik bagi kesehatan? Berikut ini adalah manfaat daging ayam yang dapat baca :

 1. Kaya akan protein

Daging ayam termasuk pada bagian dadanya, adalah salah satu sumber protein yang dibilang paling bagus. Tentu anda tau bahwa protein adalah komponen yang sangat dibutuhkan bagi tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

2. Mengandung vitamin dan mineral

Selain sebagai sumber protein, daging ternyata bisa menjadi sumber vitamin serta mineral yang baik bagi tubuh. Daging mengandung vitamin B yang sangat berperan penting dalam membentuk sel-sel darah merah. Daging juga mengandung vitamin D yang bisa membantu dalam penyerapan kalsium serta menguatkan tulang-tulang. Kemudian, vitamin A yang ada di dalamnya pun bisa menyehatkan penglihatan serta berperan penting dalam sistem imun. Manfaat daging ayam selanjutnya bisa didapatkan dari kandungan mineral seperti halnya zat besi yang dapat mencegah anemia. Kalium serta natrium yang ada di dalamnya pun cukup baik bagi kesehatan gigi sampai otak.

3. Menurunkan berat badan

Protein yang banyak terkandung pada daging, termasuk di bagian dada, cukup baik bagi Anda yang sedang menjalankan program diet. Karena, protein tersebut bisa membuat anda merasa kenyang tanpa harus makan banyak, sekaligus dapat mengurangi rasa menginginkan sesuatu makanan lain yang mungkin tidak sehat untuk dimakan.

4. Mengandung senyawa antikanker

Daging termasuk sebagai salah satu “daging putih” bersama dengan ikan. Mengonsumsi daging putih, dipercaya dapat menurunkan risiko terkena kanker. Sementara itu, risiko kanker akan naik apabila Anda terlalu banyak mengonsumsi “daging merah” seperti daging sapi atau babi. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan manfaat daging ayam yang satu ini.

5. Mengontrol tekanan darah

Daging ayam jika diolah bersama kacang-kacangan, sayuran serta buah sudah terbukti dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah. Tetapi, manfaat daging yang ini baru bisa didapatkan kalau Anda mengolahnya secara sehat, bukan dengan cara digoreng ataupun dimasak dengan menggunakan banyak garam ataupun natrium.

 

Itulah beberapa cara memilih daging ayam yang baik, semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan pengetahuan untuk anda. Jika anda ingin membeli daging ayam segar dan halal, anda bisa membelinya di kirimayam.id

Kirimayam.id merupakan supplier daging ayam di Bandung yang segar, halal dan juga higienis. Serta sistem pengiriman yang memudahkan calon pembeli untuk tidak perlu datang langsung ke tempatnya. Daging ayamnya pun bermacam-macam, tinggal pilih sesuai apa yang anda inginkan.

Cara memesannya mudah, anda tinggal buka marketplace seperti Tokopedia, Shopee ataupun Grabmart dan ketik search “kirimayam.id”, maka akan muncul toko onlinenya. Pilih apa yang anda butuhkan atau inginkan, dan daging ayam akan dikirimkan ke tempat anda.

 

Bagikan Artikel