Cara Menyembelih Ayam Agar Makanan Halal Saat Dikonsumsi

makanan halal

Daging ayam termasuk makanan halal yang merupakan salah satu jenis daging yang sangat mudah sekali untuk didapat serta menjadi menu sehari-hari, terlebih lagi saat puasa dan saat hari raya lebaran. Terus bagaimana caranya menyembelih ayam yang benar sesuai ajaran agama Islam ?

Untuk memotong ayam yang sesuai dengan ajaran Rasulullah kita dapat memotongnya sendiri, dengan keberanian serta satu pisau yang tajam, lafazkan “Bismillahi Allahu Akbar” atau “Bismilahirrohmannirrohim” lalu potong leher ayam tersebut.

Apakah anda sudah tau kalau cara penyembelihannya tidak benar, maka daging ayamnya menjadi haram atau tidak halal, karena titik kritis di dalam proses memperoleh daging yang halal adalah pada saat penyembelihan. Salah satu syarat pemotongan yang halal yaitu memotong ataupun menyayat 3 saluran, diantaranya saluran makan, saluran nafas dan juga pembuluh darah kiri serta kanan yang terdapat di bagian leher.

Beberapa kesalahan posisi juru sembelih ataupun posisi ayamnya pada saat disembelih bisa menyebabkan ketiga saluran tidak terpotong sekaligus atau ada saluran yang tidak terpotong. Menarik untuk diketahui kalau bentuk tubuh ayam berbeda dengan hewan lainnya seperti kambing, domba, ataupun sapi.

 

Bentuk dan struktur tubuh ayam

Bentuk dan struktur tubuh ayam

Supaya diperoleh makanan halal hasil sembelihan yang bagus dan baik, maka sudah seharusnya petugas yang menyembelih memahami struktur tubuh hewan yang akan disembelih. Pada ayam sendiri, bagian tubuh yang sangat diperhatikan ketika menyembelih yaitu situasi anatomi bagian leher serta kondisi organ dalam.

Ayam mempunyai leher yang cukup panjang yang terdiri dari beberapa buah ruas tulang dengan jumlahny 13 atau 14 ruas, untuk cara menghitung tulang leher dimulai pada tulang leher yang langsung berbatasan dengan tengkorak sampai ruas yang berbatasan dengan tulang punggung bagian dada (os vertebrae thorachales).

Tulang leher pertama serta tulang leher yang kedua berfungsi untuk menggerakkan tengkorak ataupun tulang kepala ayam. Tentunya tulang leher ini satu sama lain saling berkaitan dan bisa berputar sehingga leher serta kepala ayam bisa bebas untuk melakukan aktivitas seperti membersihkan bulu, makan, bersuara ataupun tujuan lainnya.

Panjang leher ayam pun berbeda-beda, contohnya ayam Bangkok memiliki leher yang cukup panjang daripada ayam broiler serta ayam kate. Hal ini dapat menyebabkan adanya perbedaan ukuran (panjang) masing-masing ruas tulang dan juga jumlah ruas tulang di leher.

Pada bagian bawah tulang leher ayam mempunyai suatu kanal (subvertebral canal/ cervical carotid canal/ hemmal canal) yang mengelilingi buluh darah yang berguna untuk melindungi buluh darah di leher ayam yang panjang. bedanyas dengan hewan ruminansia yang buluh darah carotisnya berjalan di permukaan leher, pada ayam buluh darah ini berjalan di sepanjang saluran ini. Pembuluh darah ini bisa keluar dari hemmal canal pada tulang leher ke empat lalu terpisah sempurna pada tulang leher ketiga serta berjalan menuju ke sisi kiri serta kanan leher.

Apa and apernah melihat ayam yang walaupun sudah disembelih namun bisa jalan-jalan? Ini disebabkan karena di dalam proses penyembelihan tidak sempurna, yaitu pada saat saluran makan serta saluran nafas yang telah terpotong tetapi pembuluh darah yang ada di dalam tulang leher namun belum terpotong, sehingga ayam itu belum mati.

Ini disebabkan kalau saat pemotongannya terlalu ke bawah melebihi tulang leher ke 4. Penyembelihan yang ideal seharusnya dilakukan diantara tulang leher ke-2 dan ke-3. Penyembelihan yang terlalu ke atas juga tidak bagus atau tidak sempurna karena cuma akan memotong pangkal lidah serta buluh darah carotis sudah ada di sisi samping leher. Maka dari itu, sangatlah beresiko untuk tidak terpotongnya saluran makanan, nafas dan kemungkinan ada pembuluh darah yang tidak terpotong.

 

Mengutip ayat dalam Surat an-Nahl :114 yang berbunyi :

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.

 

Di dalam tersebut menjelaskan kalau memakan makanan halal (halalan) juga baik (thayyiban). Kata thayyiban sendiri berarti makanan yang sehat supaya apa yang dikonsumsi menjadikan tubuh sehat, bukan malah membuat tubuh tidak sehat. Begitu juga dengan daging ayam ataupun produk unggas lain yang kita makan, sudah seharusnya daging ayam yang dimakan itu sehat, halal dan cara pengolahannya benar.

Ngomongin soal daging, apa sih daging itu ? Daging merupakan bagian dari hewan yang dipotong atau disembelih serta layak untuk dikonsumsi manusia. Makanan halal hewan potong yang dimaksud unggas seperti Ayam, Bebek, Angsa, Burung Dara, Entok, Kalkun, Burung Puyuh dan Belibis

Sebenarnya, hak-hak yang didapat sebagai konsumen yang berkaitan dengan keamanan pangan sudah dilindungi melalui Undang-Undang (UU. No 7/1996 tentang pangan dan UU No. 8/1999 tentang perlindungan konsumen). Nah, dengan daging yang layak konsumsi itulah, makanya harus memenuhi 4 hal yang biasa disingkat HAUS (Halal, Aman, Utuh, Sehat).

  1. Halal, hewan disembelih ataupun dagingnya sudah ditangani sesuai dengan syariat Agama Islam.
  2. Aman, yaitu dagingnya tidak mengandung bahaya fisik, biologis serta kimiawi yang bisa menyebabkan sakit sehingga dapat mengganggu kesehatan manusia.
  3. Utuh, yaitu daging tidak dicampur dengan bagian lain dari hewan tersebut ataupun bagian dari hewan lain.
  4. Sehat, daging mempunyai zat-zat yang dibutuhkan serta berguna untuk kesehatan serta pertumbuhan tubuh manusia.

Lalu apa saja syarat dalam menyembelih daging sehingga halal untuk dimakan? Berikut ini syarat yang wajib dipenuhi supaya penyembelihan hewan ternak dapat halal dikonsumsi :

  1. Orang yang menyembelih wajib beragama Islam, dewasa (baligh) serta berakal sehat, baik laki-laki ataupun perempuan.
  2. Membaca kalimat “bismillahi Allahu Akbar” sebelum akhirnya menyembelih.
  3. Pisau haruslah tajam dan juga bersih.
  4. Penyembelihan dilakukan pada pangkal leher ayam dengan cara memutuskan saluran makanan (esophagus?marik), saluran pernafasan (trakea/hulqum) serta dua pembuluh darah bagian kanan dan kiri leher.

Kalau ingin membeli daging yang telah dipajang di kios penjual daging ayam, maka disarankan untuk  memperhatikan kesehatan dan meneliti daging tersebut. Inilah ciri-ciri daging ayam yang baik :

 

Tips dalam Memilih Daging Ayam Supaya Makanan Halal, Utuh Segar dan Berkualitas?

Ada beberapa tips dalam memilih daging ayam utuh segar dan berkualitas, supaya ketika diolah nantinya enak, aman, terbebas dari pengawet dan makanan halal. Oleh karena itu, anda mesti memperhatikan pada saat memilih dan membeli ayam potong segar.

1. Kenali Bau Ayam

Hirup bau ayam

Tips dalam memilih daging ayam segar yang pertama yaitu dengan mengenali bau ayam. Perhatikan serta cium apakah dagingnya bau, jika ayam yang masih segar seharusnya tidak ada bau. Ayam utuh mempunyai bau khas daging segar serta tidak akan menimbulkan bau anyir menyengat.

Kalau dicium ternyata ayamnya bau amis, ada baiknya anda menghindarinya. Ayam itu bisa jadi sudah lama dijual serta kualitasnya juga sudah menurun. Hindari ayam dengan berbau bahan kimia, itu tandanya ayam sudah dicuci ataupun direndam dengan bahan kimia tersebut.

2. Perhatikan Warna Ayam

Warna daging ayam

Cara memilih ayam segar selanjutnya yaitu dengan memperhatikan warna pada ayam. Daging ayam segar itu warnanya merah muda, tidak abu-abu ataupun menghitam. Kalau kulit serta dagingnya terlihat agak putih kemerahan, itu berarti tandanya masih segar.

Hindari ayam yang warnanya pucat sampai kebiruan. Hindari juga ayam yang berwarna mengkilap karena bisa jadi ayamnya sudah diberi formalin.

3. Rasakan Tekstur Daging dan Kulit Ayam

Rasakan tekstur kulit daging ayam

Daging yang padat atapupun kenyal merupakan tanda bahwa ayamnya masih segar. Jangan memilih daging ayam yang kalau dipegang, dagingnya terlalu lembek, berair serta mudah hancur. Selain itu, jangan memilih pula yang dagingnya bengkak ataupun terlalu keras, karena bisa jadi sudah disuntik oleh penjual agar lebih berat.

Tips dalam memilih daging ayam segar ini dapat dilakukan dengan menyentuh serta mengusap-usap sedikit kulitnya. Kalau menemukan ayam dengan tekstur yang bertepung dan berpasir, sebaiknya anda tidak usah membelinya, karena ayam tersebut sudah diberi bahan kimia, tekstur bertepung itulah yang merupakan sisa-sisa bahan kimia yang tidak terbilas dan masih tetap menempel.

 

Cara Membeli Daging Ayam di Kirimayam.id Yang Berkualitas dan Halal

Kirimayam.id merupakan solusi bagi Anda agar tidak kesulitan dalam memilih daging yang bisa dikonsumsi dengan kualitas yang baik, sehat dan halal. Selain kualitas yang ditawarkan adalah best quality product.

Keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan kalau memesan daging di kirimayam.id yaitu Anda bisa menghemat waktu berbelanja serta menghemat ongkos ke pasar karena kirimayam.id akan selalu siap mengantarkan pesanan daging sampai ke depan pintu rumah Anda.

Untuk cek dan memesannya, anda bisa melihatnya di Tokopedia, Shopee, Grabmart dengan nama tokonya “kirimayam.id”. Tersedia banyak pilihan produk dan harga terbaru disana. Untuk layanan grabmart, silahkan install aplikasinya terlebih dahulu di playstore ataupun di istore.

Bagikan Artikel