Tips memilih daging ayam segar di manapun tentu sangat penting untuk diperhatikan bagi anda yang suka makan ayam. Termasuk bagi ibu-ibu yang sering berbelanja kebutuhan untuk memasak, memilih bahan-bahan makanan dengan teliti harus dipraktikkan.
Apalagi sekarang-sekarang ini tidak semuanya daging ayam yang dijual itu merupakan daging ayam yang kuelitasnya bagus dan segar. Anda harus lebih teliti ketika mengenali daging ayam segar dengan yang tidak berkualitas supaya bisa mengkonsumsi makanan yang sehat dan tentunya juga enak.
Cara memilih ayam segar harus diterapkan agar mendapatkan daging yang berkualitas. Apalagi kalau anda memasak untuk keluarga, tentunya pemilihan daging ayam yang segar wajib dilakukan supaya keluarga bisa terhindar dari segala macam masalah kesehatan.
Tentu sebagian orang setuju kalau daging ayam merupakan salah satu makanan yang paling populer di dunia. Makanan ini pun terkenal sebagai pilihan sumber protein yang sehat, termasuk pada bagian dadanya. Tetapi apakah anda tahu manfaat daging ayam bagi kesehatan itu ternyata jauh lebih berlimpah ?
Menurut penelitian menyebutkan kalau mengkonsumsi daging ayam dapat membantu menurunkan kadar kolesterol serta tekanan darah. Selain itu juga, mengkonsumsi daging ayam segar dipercaya bisa menekan resiko seseorang terkena kanker.
Manfaat daging ayam segar untuk tubuh
Apakah anda tahu kalau ternyata ada begitu banyak sekali manfaat daging ayam segar untuk kesehatan tubuh? Berikut ini beberapa manfaat yang jika anda mengkonsumsi olahan ayam, diantaranya :
1. Kaya akan protein
Daging ayam termasuk bagian dadanya, adalah salah satu sumber protein yang paling baik. Mungkin anda sudah tahu, protein yaitu komponen yang sangatlah dibutuhkan bagi tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
2. Mengandung vitamin dan mineral
Selain sebagai sumber protein, daging ayam juga dapat dijadikan sumber vitamin serta mineral yang baik bagi tubuh. Daging ayam mengandung banyak vitamin B yang berperan sangat penting dalam membentuk sel darah merah. Daging ayam ini juga mengandung vtamin D yang bisa membantu penyerapan kalsium serta menguatkan tulang-tulang.
Kemudian vitamin A yang di dalamnya dapat menyehatkan bagi penglihatan serta berperan penting untuk sistem imun. Manfaat daging ayam selanjutnya berasal dari kandungan mineral seperti halnya zat besi yang dapat mencegah anemia. Selain itu, kalium daun natrium yang ada di dalamnya pun sangat baik terhadap kesehatan gigi sampai otak.
3. Menurunkan berat badan
Protein yang banyak terkandung dalam daging ayam, terutama di bagian dada, sangat baik untuk anda yang sedang mencoba diet. Sebab, protein akan membuat Anda merasa kenyang tanpa harus banyak makan, sekaligus mengurangi rasa ngidam terhadap makanan lain yang tidak sehat.
4. Mengandung senyawa antikanker
Daging ayam termasuk sebagai salah satu “daging putih” bersama dengan ikan, mengkonsumsi daging putih dipercaya mampu menurunkan resiko terkena kanker. Selain itu, resiko terkena kanker bisa saja naik kalau anda terlalu banyak mengkonsumsi “daging merah” seperti : daging sapi ataupun babi. Tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan agar memastikan manfaat daging ayam yang satu ini.
Cara Memilih Daging Ayam Segar
1. Kenali Bau Ayam
Tips dalam memilih daging ayam segar yang pertama yaitu dengan mengenali bau ayam. Perhatikan serta cium apakah dagingnya bau, jika ayam yang masih segar seharusnya tidak ada bau. Ayam utuh mempunyai bau khas daging segar serta tidak akan menimbulkan bau anyir menyengat.
Kalau dicium ternyata ayamnya bau amis, ada baiknya anda menghindarinya. Ayam itu bisa jadi sudah lama dijual serta kualitasnya juga sudah menurun. Hindari ayam dengan berbau bahan kimia, itu tandanya ayam sudah dicuci ataupun direndam dengan bahan kimia tersebut.
2. Perhatikan Warna Ayam
Cara memilih ayam segar selanjutnya yaitu dengan memperhatikan warna pada ayam. Daging ayam segar itu warnanya merah muda, tidak abu-abu ataupun menghitam. Kalau kulit serta dagingnya terlihat agak putih kemerahan, itu berarti tandanya masih segar.
Hindari ayam yang warnanya pucat sampai kebiruan. Hindari juga ayam yang berwarna mengkilap karena bisa jadi ayamnya sudah diberi formalin.
3. Rasakan Tekstur Daging dan Kulit Ayam
Daging yang padat atapupun kenyal merupakan tanda bahwa ayamnya masih segar. Jangan memilih daging ayam yang kalau dipegang, dagingnya terlalu lembek, berair serta mudah hancur. Selain itu, jangan memilih pula yang dagingnya bengkak ataupun terlalu keras, karena bisa jadi sudah disuntik oleh penjual agar lebih berat.
Tips dalam memilih daging ayam segar ini dapat dilakukan dengan menyentuh serta mengusap-usap sedikit kulitnya. Kalau menemukan ayam dengan tekstur yang bertepung dan berpasir, sebaiknya anda tidak usah membelinya, karena ayam tersebut sudah diberi bahan kimia, tekstur bertepung itulah yang merupakan sisa-sisa bahan kimia yang tidak terbilas dan masih tetap menempel.
4. Perhatikan Darah pada Ayam
Selain itu, cara memilih daging ayam segar yaitu dengan memperhatikan darahnya. Pilihlah ayam yang tidak mengeluarkan banyak darah, ayam yang masih ada darahnya menunjukkan kalau ayam tersebut ditangani dengan cara kasar serta beresiko terkontaminasi bakteri jauh lebih tinggi, ataupun bisa jadi ayam tersebut sudah dibekukan dan dicairkan selama beberapa kali.
5. Perhatikan Ada Tidaknya Lalat yang Hinggap
Lalat memang binatang yang dihindari dikarenakan dapat membawa bibit penyakit. Tetapi dalam konteks untuk memilih ayam segar, lalat justru dapat menjadi indikator yang baik. Kalau anda membeli ayam utuh, perhatikan apa ada lalat yang hinggap pada ayam itu. Kalau tidak ada, anda perlu mencurigai karena bisa jadi ada bahan kimianya.
6. Tekan Daging Ayam
Cara memilih ayam segar di pasar selanjutnya yaitu dengan mencoba menekan-nekan daging ayamnya. Ayam yang masih segar teksturnya elastis, kalau bekas tekanan langsung kembali ke bentuk semula, itu tandanya ayam tersebut masih segar.
Tetapi kalau ayam ditekan bekasnya itu lama ataupun tidak cepat kembali ke bentuk semula, tandanya karkas ayam itu sudah cukup lama. Bisa jadi ayam tersebut sudah berulang kali melalui proses pembekuan atau penyimpanan, alhasil sel dagingnya sudah rusak dan tidak elastis lagi.
7. Lihat Kemasan
Selain itu, kalau anda membeli ayam utuh di supermarket, perhatikan kemasannya. Hal ini juga mesti diperhatikan sebagai salah satu tips dalam memilih ayam segar. Pilihlah ayam utuh yang kemasannya masih utuh dan juga rapi.
Bungkus ayam yang sobek tidak berfungsi sempurna untuk melindungi ayam dengan baik, sehingga debu dan kuman bisa saja sudah masuk ke dalamnya.
Itulah beberapa cara tepat dalam memilih daging ayam segar. Tentu kalau anda memilih dan mencoba mengetahui daging ayam yang benar-benar segar akan memakan waktu. Tenang saja, si kirimayam.id ayam yang dijual semuanya adalah daging ayam segar dan halal, anda bisa cek sendiri.
Jadi aman untuk diolah dan dikonsumsi bersama keluarga. Mungkin anda pernah membeli ayam yang katanya ada logo halalnya, namun dalam kenyataan proses penyembelihannya tidak mengikuti syariat islam. Di kirim ayam.id dijamin halal, mulai dari proses ayam sampai ke tangan konsumen, jadi tidak perlu khawatir untuk mengolah dan memakannya nanti.

