Ciri-ciri dan Cara Memotong Supaya Daging Ayam Halal

daging ayam halal

Bagaimana caranya memotong supaya daging ayam halal ? Pastinya anda tau ayat di dalam Al-Qur’an surat An-nahl : 114 yang artinya :

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.

Di dalam ayat tersebut dijelaskan kepada kita bahwasanya harus memakan makanan yang halal (halalan) dan juga baik (thayyiban). Kalimat thayyiban ini berarti sama juga dengan makanan yang sehat supaya apa yang kita konsumsi dapat menjadikan tubuh kita selalu sehat, bukan malah menjadikan diri kita sakit. Sama halnya dengan daging ayam maupun hewan lainnya yang kita makan, harusnya yang dimakan adalah daging ayam halal, sehat, serta cara pengolahannya juga harus benar.

Pengertian Daging Ayam Halal

Sebelum kita bicara banyak soal daging, apa sih pengertian daging itu? Daging yaitu bagian dari hewan yang disembelih lalu diolah menjadi makanan. Hewan-hewan yang dimaksud adalah hewan yang halal, seperti ayam, daging, sapi, burung, ikan, kerbau, dll.

Sebetulnya hal yang berkaitan dengan pangan sudah diatur dalam Undang-Undang (UU. No 7/1996 tentang pangan dan UU No. 8/1999 tentang perlindungan konsumen). Dan daging yang dikonsumsi harus memenuhi 4 usnur yang biasa dikenal dengan HAUS (Halal, Aman, Utuh dan Sehat).

  1. Halal, artinya hewan yang disembelih ataupun dipotong sesuai dengan syariat agama Islam.
  2. Aman, artinya daging tidak mengandung zat atau bahan berbahahaya yang dapat membuat tubuh menjadi sakit.
  3. Utuh, artinya daging tidak dicampur dengan daging lainnya dalam 1 wadah.
  4. Sehat, artinya daging yang dikonsumsi bagi manusia menyehatkan,

Cara Memotong atau Menyembelih Daging Ayam Halal

Lalu bagaimana cara memotong daging yang benar dan baik supaya daging ayam halal? Berikut ini cara memotong supaya daging ayam halal, diantaranya :

  1. Orang yang menyembelih beragama Islam, baligh dan laki-laki. Tidak boleh perempuan.
  2. Terlebih dahulu Membaca kalimat “bismillahi Allahu Akbar” sebelum akhirnya menyembelih.
  3. Pisau yang digunakan untuk menyembelih haruslaj tajam dan juga bersih.
  4. Pemotongan atau penyembelihannya pada pangkal leher ayam dengan cara memutuskan saluran pernafasan (trakea/hulqum), saluran makanan (esophagus?marik), serta dua pembuluh darah bagian kanan dan kiri leher.

 

Cara Memilih Daging Ayam Halal dan Segar

Berikut ini adalah bagaimana cara memilih daging ayam halal dan juga segar, diantaranya :

1. Kenali Bau Ayam

Hirup bau ayam

Tips dalam memilih daging ayam segar yang pertama yaitu dengan mengenali bau ayam. Perhatikan serta cium apakah dagingnya bau, jika ayam yang masih segar seharusnya tidak ada bau. Ayam utuh mempunyai bau khas daging segar serta tidak akan menimbulkan bau anyir menyengat.

Kalau dicium ternyata ayamnya bau amis, ada baiknya anda menghindarinya. Ayam itu bisa jadi sudah lama dijual serta kualitasnya juga sudah menurun. Hindari ayam dengan berbau bahan kimia, itu tandanya ayam sudah dicuci ataupun direndam dengan bahan kimia tersebut.

2. Perhatikan Warna Ayam

Warna daging

Cara memilih ayam segar selanjutnya yaitu dengan memperhatikan warna pada ayam. Daging ayam segar itu warnanya merah muda, tidak abu-abu ataupun menghitam. Kalau kulit serta dagingnya terlihat agak putih kemerahan, itu berarti tandanya masih segar.

Hindari ayam yang warnanya pucat sampai kebiruan. Hindari juga ayam yang berwarna mengkilap karena bisa jadi ayamnya sudah diberi formalin.

3. Rasakan Tekstur Daging dan Kulit Ayam

Rasakan tekstur kulit ayam

Daging yang padat atapupun kenyal merupakan tanda bahwa ayamnya masih segar. Jangan memilih daging ayam yang kalau dipegang, dagingnya terlalu lembek, berair serta mudah hancur. Selain itu, jangan memilih pula yang dagingnya bengkak ataupun terlalu keras, karena bisa jadi sudah disuntik oleh penjual agar lebih berat.

Tips dalam memilih daging ayam segar ini dapat dilakukan dengan menyentuh serta mengusap-usap sedikit kulitnya. Kalau menemukan ayam dengan tekstur yang bertepung dan berpasir, sebaiknya anda tidak usah membelinya, karena ayam tersebut sudah diberi bahan kimia, tekstur bertepung itulah yang merupakan sisa-sisa bahan kimia yang tidak terbilas dan masih tetap menempel.

4. Perhatikan Darah pada Ayam

Keluarnya darah atau cairan ayam

Selain itu, cara memilih daging ayam segar yaitu dengan memperhatikan darahnya. Pilihlah ayam yang tidak mengeluarkan banyak darah, ayam yang masih ada darahnya menunjukkan kalau ayam tersebut ditangani dengan cara kasar serta beresiko terkontaminasi bakteri jauh lebih tinggi, ataupun bisa jadi ayam tersebut sudah dibekukan dan dicairkan selama beberapa kali.

5. Perhatikan Ada Tidaknya Lalat yang Hinggap

Ada tidaknya lalat yang hinggap

Lalat memang binatang yang dihindari dikarenakan dapat membawa bibit penyakit. Tetapi dalam konteks untuk memilih ayam segar, lalat justru dapat menjadi indikator yang baik. Kalau anda membeli ayam utuh, perhatikan apa ada lalat yang hinggap pada ayam itu. Kalau tidak ada, anda perlu mencurigai karena bisa jadi ada bahan kimianya.

6. Tekan Daging Ayam

Tekan daging ayam

Cara memilih ayam segar di pasar selanjutnya yaitu dengan mencoba menekan-nekan daging ayamnya. Ayam yang masih segar teksturnya elastis, kalau bekas tekanan langsung kembali ke bentuk semula, itu tandanya ayam tersebut masih segar.

Tetapi kalau ayam ditekan bekasnya itu lama ataupun tidak cepat kembali ke bentuk semula, tandanya karkas ayam itu sudah cukup lama. Bisa jadi ayam tersebut sudah berulang kali melalui proses pembekuan atau penyimpanan, alhasil sel dagingnya sudah rusak dan tidak elastis lagi.

7. Lihat Kemasan

Lihat kemasan ayam

Selain itu, kalau anda membeli ayam utuh di supermarket, perhatikan kemasannya. Hal ini juga mesti diperhatikan sebagai salah satu tips dalam memilih ayam segar. Pilihlah ayam utuh yang kemasannya masih utuh dan juga rapi.

 

Cara Mengenali Daging Ayam Tidak Layak Konsumsi

Ada cara dalam mengenali daging ayam yang tidak layak untuk kita konsumsi, diantaranya :

  1. Bau dan rasa tidak seperti biasanya, bau tidak sedap akan segera tercium setelah ayam dipotong.
  2. Warna daging tidak kebiruan dan pucat, itu tandanya ayam tidak layak untuk dikonsumsi
  3. Daging ayam tidak lunak dan tidak lunak
  4. Bau daging busuk, dimana ini dapat mempengaruhi untuk kesehatan pencernaan. Daging yang busuk dapat terjadi disebabkan penanganan yang salah saat proses pendinginan yang akhirnya bakteri pada daging meningkat, bisa karena ditaruh dalam keadaan terbuka yang terlalu lama.

 

Inilah ciri-ciri dan cara memotong supaya daging ayam halal. Alhamdulillah kirim ayam sudah memastikan bahwa daging ayam yang dijual adalah daging ayam halal. Kirimayam.id adalah sebuah situs yang menjual daging ayam secara online. Anda bisa bertransaksi dengan mudah dan cepat saat menggunakan jasa pembelian ayam yang satu ini.  Selain itu, harga daging ayam yang ditawarkan juga sangat terjangkau dan tentunya tidak menguras kantong.

Keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan jika memesan daging ayam di kirimayam.id adalah Anda bisa menghemat waktu berbelanja dan juga menghemat ongkos ke pasar karena kirimayam.id akan selalu siap mengantarkan pesanan daging ayam Anda sampai ke depan pintu rumah Anda.

Selain itu daging ayam yang dijual di kirimayam.id juga sangat segar, sehat dan berkualitas,  jadi Anda dan keluarga masih bisa menikmati daging ayam dan kandungan nutrisi yang ada didalamnya secara utuh.  Bagaimana? sangat simpel, kan?

Bagikan Artikel