Ciri Daging Ayam Tidak Sehat Dilihat dari Harganya

daging ayam

Apakah anda mendapatkan harga daging ayam yang begitu murah? Siapa sih yang tidak suka dengan barang murah? Kita semua tentu menyukai barang yang harganya terjangkau bukan? Apalagi jika itu adalah makanan atau barang dagangan yang akan dijual kembali.

Namun anda harus berhati-hati lho jika mendapatkan sesuatu dengan harga yang jauh lebih murah daripada seharusnya, terutama jika itu adalah makanan pokok seperti ayam misalnya. Bisa jadi kualitasnya tidak benar-benar baik.

Ciri Daging Ayam Tidak Sehat Dilihat dari Harganya

perbedaan daging ayam segar dan tiren

Nah, jangan keburu senang dulu apabila anda mendapatkan harga daging ayam yang begitu anjlok. Simak beberapa hal yang menjadi yang harus Anda pahami tentang bagaimana mengidentifikasi daging ayam yang berkualitas dan layak untuk dimakan.

1. Warna Daging Segar

Inilah hal pertama yang bisa dilihat dari membedakan daging ayam yang berkualitas dan masih segar serta daging ayam tiren alias mati kemaren.

Daging ayam yang berkualitas memiliki warna yang terlihat segar dan hidup. Sementara itu ayam mati kemaren atau ayam yang sudah mulai membusuk warnanya biru pucat dan terlihat tidak membangun selera anda. Apabila Anda menemukan bahwa daging ayam yang Anda beli sangat murah tetapi begitu pucat sebaiknya urungkan niat anda untuk membelinya.

Alih-alih untung Anda justru malah akan dihadapkan dengan berbagai macam penyakit mulai dari penyakit lambung hingga diare. Selain itu apabila anda mendagangkan kembali ayam yang tiren anda akan mendapatkan komplain dari pelanggan dan membuat citra usaha anda menjadi tercoreng.

2. Saat Dipotong Tidak Mengeluarkan Darah

Darah yang dipotong dari daging ayam memang terlihat menjijikkan tetapi itu adalah pertanda bahwa ayam yang sedang anda potong ini kualitasnya baik dan dia baru saja disembelih dengan cara yang baik.

Sementara itu ayam tiren jika dipotong tidak mengeluarkan darah karena sebelumnya memang ia sudah mati sehingga darahnya pun menjadi beku dan tidak mengucur dengan sempurna. Ini adalah hal yang perlu anda perhatikan betul-betul pada saat memilih ayam yang dipotong di rumah potong.

Pastikan ayam tersebut memang mengeluarkan darah pada saat dipotong sebagai pelanggan rumah potong ayam Anda harus cermat terhadap hal ini. Apabila Anda membeli ayam di pasar cermati baik-baik pada saat pedagang memotong ayam sesuai dengan bagian yang anda inginkan. Tentunya ini adalah tips yang sangat mudah untuk dipraktekkan

3. Serat Daging Halus dan Berwarna Merah

Selain dari bagian permukaan ayam Anda juga bisa mendeteksi Apakah seekor ayam yang akan anda beli merupakan ayam yang berkualitas atau justru ayam tiren melalui dagingnya.

Daging yang berkualitas dan memang disembelih dengan cara yang layak memiliki warna yang cerah dengan sedikit kemerahan serta terlihat segar atau juicy. Sementara itu ayam tiren memiliki daging yang berwarna merah kehitam-hitaman pucat dan membuat anda menjadi tidak berselera.

Bisa dilihat pula dari serat dagingnya bahwa serat daging yang sehat terlihat halus. Ini tentu berbeda dengan serat daging pada ayam tiren yang terlihat kasar. Untuk memeriksa daging ini Anda memang harus cermat dan tidak boleh terburu-buru pada saat akan membeli daging.

4. Bercak-Bercak Darah Pada Kepala dan Leher

Darah yang darah yang mengucur pada saat ayam disembelih memang menandakan bahwa ayam tersebut sehat tetapi tidak berarti bahwa bercak-bercak darah yang pada bagian kepala dan leher itu memiliki pertanda bahwa ayam juga sehat.

Nyatanya bercak-bercak pada bagian leher dan juga bagian kepala menandakan bahwa ayam yang Anda beli merupakan ayam tiren. Kondisi ini merupakan salah satu pertanda yang memang harus anda perhatikan baik-baik dan sangat sahih dalam membedakan antara ayam yang memang masih segar dan ayam yang sudah di mati terlebih dahulu sebelum disembelih.

Jika Anda membeli bagian paha ayam mungkin hal ini tidak terlihat tetapi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya Anda bisa melihat pertandanya melalui warna dari daging dan kulit ayam terutama pada saat dipotong.

5. Aroma Ayam Aneh

Apabila Anda mencium bau ayam yang baru saya disembelih tentu anda akan menghirup aroma yang amis namun amisnya ayam yang memang benar-benar mati karena disembelih dengan baik, berbeda dengan ayam yang memang disembelih setelah mati.

Ayam tiren atau ayam yang disembelih setelah mati memiliki aroma yang busuk dan tidak sedap. Itu tentu berbeda dengan ayam yang masih sehat sehingga jika ada bau yang aneh pada ayam anda, segera buang karena itu berarti ayam iyu bukanlah ayam yang berkualitas dan disembelih dengan baik.

6. Daging Ayam Kuning

Ada keanehan lain yang bisa anda temukan dari ayam yang mati kemaren dan dikondisikan sebagai baru yakni adalah pada daging ayam yang berwarna kuning.

Ayam memang pada dasarnya berwarna kuning, tetapi warna kuningnya terlihat cerah dan juga tidak mencolok. Pada ayam tiren, warna kuning ini terlihat sangat mencolok sebagai efek dari ayam yang disembelih setelah ia mati.

7. Ayam terlalu gemuk

Ayam seperti ayam broiler memang memiliki karakter yang gemuk dan dagingnya pun juicy. Namun bukan berarti ayam yang terlihat besar dan terlalu gemuk adalah daging ayam yang bagus.

Jika gemuknya terlalu ekstrem bisa jadi hal tersebut diakibatkan oleh suntikan formalin, boraks atau hal lain yang tidak alami serta berbahaya bagi tubuh.

Ciri-ciri ayam yang terkena formalin adalah lain dagingnya terlalu putih. Sementara itu ayam yang terkena boraks dagingnya terlampau kenyal. Ayam yang terlalu gemuk juga bisa mengindikasikan tambahan zat tertentu yang membuatnya menjadi tidak wajar dan juga dipenuhi dengan bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh.

 

Anda harus berhati-hati pada saat membeli ayam, jangan hanya tergoda tampilannya saja. Pasalnya, jika daging ayam terlalu besar, itu juga tidak sehat dan membuat Anda serta anak kecil menjadi kelebihan gizi dan juga mencerna hal-hal yang tidak seharusnya dicerna oleh tubuh.

Harga daging ayam tiren atau ayam yang disuntik dengan zat-zat berbahaya memang murah. Misalnya, jika harga ayam broiler di pasaran itu rentangnya Rp19.000,00-Rp30.000,00, daging ayam tiren atau yang disuntik tidak wajar bisa mencapai di bawah Rp19.000,00. Namun tentu ada harga tambahan yang harus dibayar untuk kesehatan Anda buat daging ayam yang tidak alamiah.

 

daging ayam

Itulah hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai ciri daging ayam yang tidak sehat dan juga tiren. Jika Anda bermaksud untuk membeli daging ayam berkualitas, Anda bisa mempercayakannya kepada rumah potong ayam yang terjamin.

Sebelumnya, pastikan bahwa rumah potong ayam memang sudah tersertifikasi halal seperti kirimayam,  Anda bisa membelinya disini. Sertifikasi halal ini berguna dalam memastikan bahwa rumah potong ayam memang menggunakan cara pemotongan metode Islam sesuai ketetapan MUI.

Sementara itu, sertifikasi kesehatan seperti BPOM dan uji lab-mikroba akan memastikan bahwa tempat potong ayam itu higienis dan juga bebas dari mikroba berbahaya yang akan membawa penyakit pada ayam.

Jadi, Anda sudah tahu harga daging ayam dan ciri ayam yang berbahaya, jangan lupa berhati-hati ya.

Bagikan Artikel