Kenali Untung Rugi Jual Ayam Broiler

Jual Ayam Broiler

Jual ayam broiler atau biasa dikenal dengan ayam potong, membutuhkan teknik tersendiri agar bisa  mendapatkan keuntungan seperti yang diharapkan. Apalagi bisnis ini semakin hari semakin tinggi tingkat persaingannya. Sementara biaya operasional yang dikeluarkan juga cukup tinggi. Sehingga dalam menjalankan usaha ini, harus benar-benar diperhitungkan untung ruginya.

Jual ayam broiler sendiri sebenarnya bisa dilakukan secara lebih mudah apabila pengusaha mengetahui cara menjalankannya. Karena dalam usaha ini ada strategi yang harus dijalankan untuk mendapatkan keuntungan dan menghindari kerugian. Lalu apa saja untung rugi bisnis jual ayam broiler, dalam tulisan berikut ini akan dibahas dengan tuntas. Semoga bermanfaat.

Keuntungan bisnis jual ayam broiler

Jual Ayam Broiler

ayam broiler sendiri merupakan jenis ayam pedaging yang  memiliki daya produktivitas yang tinggi. hal ini membuat bisnis ayam broiler banyak dilirik oleh para pengusaha, karena bisa menghasilkan keuntungan yang tinggi.  Apalagi daya konsumsi masyarakat terhadap daging ayam ini sangat tinggi, sehingga permintaan terhadap daging ayam broiler tidak akan pernah menurun, bahkan bisa terus meningkat .

Melihat tingginya permintaan pasar akan daging ayam potong ini, maka bisa dipastikan usaha ini akan memberikan keuntungan yang besar dan menjanjikan. Bukan hanya kepada pemilik usaha, akan tetapi bila usaha ini dijalankan dengan serius, bisa menjadi peluang untuk memberikan lapangan kerja bagi masyarakat lainnya. Keuntungan apa saja yang bisa didapatkan dari bisnis jual ayam broiler ini, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Permintaan pasar tinggi

Daging ayam broiler merupakan menu yang menjadi pillihan banyak masyarakat. Hampir semua orang menyukai cita rasa dari daging ayam ini. Mulai dari  anak-anak hingga orang dewasa, semua orang menyukainya. Apalagi daging ayam bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan dengan cita rasa yang enak, maka daging ayam ini semakin disukai. Dengan alasan itu pula, permintaan terhadap daging ayam ini juga tidak pernah menyusut.

Permintaan pasar yang tinggi, tentunya membutuhkan persediaan yang banyak untuk memenuhinya. Dalam hal ini, usaha jual ayam broier bisa memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan usahanya. Dengan permintaan pasar yang tinggi, maka bisa dipastikan, usaha jual ayam broiler juga akan  terus mendapatkan tempat pemasaran, karena untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

2. Lebih cepat panen

Keuntungan lain dari jual ayam broiler adalah lebih cepat panen.  Ayam broiler memiliki masa panen yang pendek, hanya sekitar 35 hari. Dengan masa 35 hari, ayam sudah cukup besar dan bisa dipanen sebagai ayam pedaging. Dengan demikian, maka tidak membutuhkan waktu lama ayam bisa dijual sebagai ayam potong. Dan itu artinya, stok daging ayam ini tidak akan pernah mengalami telat atau kehabisan.

Hal ini tentunya berbeda dengan bisnis lainnya. Misalnya daging sapi. Karena membutuhkan waktu lama untuk panen, maka sangat mungkin terjadi stok daging sapi mengalami kekosongan akibat permintaan pasar yang tidak pernah berhenti. Sementara untuk bisnis jual ayam broiler hal seperti itu tidak akan terjadi. Dengan  masa panen yang pendek, maka stok daging ayam di pasar tidak akan pernah kosong dan permintaan pasar terus terpenuhi.

3. Pemasarannya mudah

Jual ayam juga memberikan keuntungan berupa pemasaran yang mudah. Hal ini karena hampir semua masyarakat menyukai daging ayam memiliki. Baik masyarakat pedesaan maupun masyarakat kota, semua menyukai daging ayam ini.  Dengan demikian daging ayam ini juga memiliki pasar yang sangat luas, sehingga tidak akan kesulitan untuk memasarkannya.

Konsumen untuk ayam broiler ini ada banyak. Mulai dari supermarket, warung  makan  sederhana di pinggir jalan, sampai restoran mewah bintang lima bisa menjadi sasaran bagi penjualan ayam broiler ini. dan sasaran konsumen yang pasti adalah rumah potong ayam. Di sini ayam broiler mengalami proses pemotongan hingga pengemasan untuk kemudian dipasarkan kepada konsumen.

4. Harga jual terus meningkat

Bisnis jual ayam potong akan terus mendapatkan keuntungan bila dilihat dari harga jualnya. Selama ini, harga ayam broiler selalu mengalami peningkatan dan jarang sekali mengalami penurunan. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh permintaan konsumen yang tinggi dan terus mengalami peningkatan. Dengan demikian, maka harga jual daging ayam ini juga terus ikut mengalami peningkatan untuk menyesuaikan dengan pasar.

Apalagi bila dilihat dari masa panen yang pendek. Maka bisnis ayam broiler ini akan lebih sering memberikan keuntungan. Hanya dalam waktu 35 hari, pengusaha sudah bisa  menjual ayam broiler dan itu berarti dalam waktu 35 hari keuntungan sudah pasti akan didapatkan. Ditambah dengan permintaan pasar yang terus meningkat, maka keuntungan yang didapatkan dari usaha ini juga akan terus mengalami peningkatan.

Jual Ayam Broiler

Kerugian bisnis jual ayam broiler

Dalam sebuah bisnis, untung dan rugi adalah dua hal yang pasti terjadi. Demikian juga dengan usaha jual ayam broiler ini. Apabila ada keuntungan yang didapatkan dalam usaha jual ayam broiler ini, maka tentu saja pengusaha juga pernah mengalami kerugian. Kerugian bisa disebabkan oleh bermacam –macam hal, diantaranya adalah.

1. Terserang penyakit

Kerugian yang sering dialami dalam usaha jual ayam broiler ini adalah ketika ayam diserang penyakit. Ada kalanya, ternak ayam broiler diserang oleh penyakit yang menyebabkan banyak ayam yang mati. Kejadian ini apabila dialami oleh pengusaha ternak ayam yang besar, tentunya kerugian yang dialami juga cukup besar. Semakin besar ternak ayam yang terserang penyakit, maka akan semakin besar pula kerugian yang akan dialami.

Penyakit yang menyerang ternak ayam broiler, akan sangat mempengaruhi pasar. Karena banyak ayam yang mati, maka akan berpengaruh pula pada persediaan daging ayam di pasar. Bila stok atau persediaan daging ayam di pasar berkurang, maka hal ini biasanya akan berpengaruh pada harga  jual daging ayam. Keadaan ini biasanya akan merugikan para peternak sekaligus pengusaha jual ayam broiler.

2. Harga pakan mahal

Hal lain yang sering merugikan dalam bisnis jual ayam broiler adalah harga pakan yang mahal. Tidak bisa dipungkiri, kualitas ayam pedaging ini sangat dipengaruhi oleh jenis pakan yang diberikan. Karena ayam broiler ini merupakan ayam potong yang diambil dagingnya untuk dikonsumsi. Otomatis, kualitas pakan yang diberikan sangat berpengaruh pada perkembangan ternak ayam broiler tersebut.

Tetapi sayangnya, usaha ini sering mengalami kendala oleh harga pakan yang cukup tinggi dan sering mengalami peningkatan. Karena hal ini, harga jual ayam broiler ini juga akan mengalami peningkatan. Akibatnya, permintaan pasar akan cenderung menurun akibat harga daging ayam yang mahal. Hal ini tentunya akan merugikan baik pengusaha jual ayam broiler.

Jual Ayam Broiler

Bisnis jual ayam broiler di satu sisi akan banyak memberikan keuntungan. Akan tetapi di sisi lainnya, usaha di bidang ini juga harus siap dengan berbagai kemungkinan. Termasuk dalam hal ini adalah mengalami kerugian. Kuncinya, usaha di bidang ini harus memiliki trik dan strategi agar bisa mendapatkan keuntungan, dan menghindari kerugian.

Bagikan Artikel