Tips Mengolah Daging Ayam Agar Menjadi Hidangan Lezat Dan Sehat

daging ayam

Daging ayam merupakan salah satu jenis bahan makanan yang banyak menjadi pilihan untuk dikonsumsi. Citarasanya yang khas dan enak, menjadi salah satu alasan utamanya. Selain itu, bahan makanan ini juga sangat mudah didapatkan dan harganya juga cukup murah sehingga bisa terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Sehingga tidak heran, bila hidangan berbahan dasar hewan unggas yang satu ini menjadi menu favorit bagi semua keluarga.

Akan tetapi, dalam mengolah daging, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal ini tentunya bertujuan agar hidangan yang dihasilkan bukan hanya enak dan lezat, tetapi juga menjadi hidangan yang menyehatkan. Apalagi bila olahan dari bahan ini juga dinikmati oleh seluruh anggota keluarga, termasuk balita, anak-anak dan juga orang tua. Maka selain rasa, kesehatan dan keamanan juga harus diperhatikan.

Cara mengolah daging ayam menjadi hidangan yang menyehatkan

Mengolah daging ayam memang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, agar mengolah bahan makanan ini bisa dilakukan dengan tepat dan menghasilkan hidangan yang lezat dan sehat. Apalagi bahan daging dari golongan unggas ini merupakan bahan makanan yang dari makhluk hidup, sehingga harus sangat diperhatikan dalam mengolahnya.

Tips memilih daging ayam

Dalam mengolah daging ayam, yang harus diperhatikan terlebih dahulu adalah cara memilih bahan makanan ini. Untuk mendapatkan bahan makanan ini memang bisa dilakukan dengan sangat mudah. Di pasar-pasar tradisional, hingga di supermarket besar, bahan makanan yang satu ini akan bisa dengan mudah dijumpai. Oleh karena itu, untuk mendapatkannya memang tidak ada kesulitan atau menemukan permasalahan.

daging ayam

Yang harus diperhatikan dalam sebelum membeli bahan makanan ini adalah, sebaiknya masyarakat mengetahui terlebih dahulu, bagaimana ciri-ciri ayam yang bagus dan sehat, dan tentunya yang aman untuk dikonsumsi. Karena bukan tidak mungkin, akan ditemukan penjual nakal yang menjual bahan makanan ini dengan kualitas yang jelek. Misalnya sudah tidak fresh, atau berasal dari ayam yang tidak sehat.

Ciri-ciri daging ayam yang bagus dan juga sehat, diantaranya bisa diketahui dengan melihat warnanya. Jika bagus dan sehat, memiliki warna yang putih cerah, kulit kencang, kenyal, tidak lengket atau berlendir ketika disentuh, serta permukaan kulit kencang, mulus, dan tidak lembek atau berkeriput. Untuk mengetahui ciri-ciri ini bisa dilakukan dengan mudah, karena bisa dilakukan hanya dengan melihatnya saja.

Apabila ingin mengetahui secara detail apakah  ayam yang akan dibeli sehat apa tidak, bisa dilihat dengan cara yang lebih teliti. Daging ayam yang sehat dan segar, memiliki warna lemak kekuning-kuningan, dan lemak tidak terdapat di antara dagingnya. Selain itu, ketika disayat, masih ada darah segar, serta tidak ada lemak yang terdapat diantara daging.  Hal ini bisa diketahui dengan cara sedikit menyayat dagingnya.

Selain itu, daging ayam yang sehat dan segar juga tidak memiliki bau yang tidak sedap, seperti anyir atau sedikit busuk. Maka ketika membeli bahan makanan ini dan tercium bau anyir dan sedikit busuk, bisa dipastikan, daging tersebut bukan berasal dari ayam yang sehat dan segar. Bisa juga daging  tersebut merupakan sisa penjualan sehingga sudah tidak fresh lagi, atau berasal dari ayam yang sakit atau ayam mati.

Tips mengolah daging ayam

Untuk mengolah daging ayam agar  menjadi hidangan yang lezat dan juga sehat, juga dibutuhkan tips khusus. Hal ini tentunya agar didapatkan hidangan yang bukan hanya lezat, tetapi juga sehat. Karena makanan bukan hanya dibutuhkan rasanya saja, tetapi juga nilai gizi yang terkandung di dalamnya. Dalam mengolah daging ayam ada dua tahap yang harus dilakukan, yaitu mencuci dan memasaknya.

1. Cara Mencucinyadaging ayam

Sebelum mengolahnya, daging terlebih dahulu harus dibersihkan dengan cara mencucinya. Mencuci memang harus dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang mungkin melekat pada daging tersebut. Baik kotoran yang berasal dari dari proses pemotongan ayam seperti akibat terkena alat-alat yang digunakan, bisa juga kotoran yang berasal dari tangan yang mengolahnya.

Ada beberapa pendapat yang menyatakan untuk tidak mencuci daging sebelum diolah. Alasan yang dipakai adalah, mencuci akan menyebabkan penyebaran bakteri  semakin meluas. Karena pada daging terdapat banyak bakteri, yang akan menyebar dengan cepat oleh aliran air saat dicuci. Dengan alasan tersebut, maka sebagian orang lebih memilih untuk tidak mencucinya, melainkan langsung merebusnya.

Untuk mengurangi resiko penyebaran bakteri yang mungkin terjadi akibat pencucian, membersihkan daging bisa diganti dengan cara melumuri ayam dengan menggunakan cuka atau air jeruk nipis atau lemon. Melumuri  ayam dengan menggunakan cuka atau air jeruk nipis dan lemon, bisa digunakan untuk membunuh bakteri yang melekat pada daging ayam tersebut.

Cara membersihkan dengan cara ini adalah, cukup dengan melumurkan cuka atau air perasan jeruk nipis dan lemon ke seluruh permukaan ayam secara merata. Biarkan sekitar 10 hingga 15 menit, agar bakteri yang mungkin ada bisa mati dan terbunuh. Selanjutnya, langsung rebus daging ayam hingga matang, yaitu sampai daging berubah warna, dan tidak ada lagi warna merah muda pada daging tersebut.

2. Cara Memasaknya

daging ayam

Cara mengolah daging ayam selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah tips atau cara memasaknya. Bahan makanan ini memang bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan. Akan tetapi bila tidak dilakukan dengan cara yang tepat, maka tidak akan menghasilkan masakan seperti yang diharapkan, yaitu makanan yang lezat dan juga sehat, yang tidak kehilangan nilai gizi yang ditanggungnya.

Ayam adalah sumber protein hewani yang cukup tinggi. Protein sangat diperlukan untuk tubuh, diantaranya adalah untuk pertumbuhan dan juga memperbaiki sel-sel tubuh  yang sudah rusak. Dengan demikian, protein sangat penting dan besar perannya bagi tubuh, dan itu bisa didapatkan dengan mengkonsumsi ayam yang sehat. Masakan yang sehat bisa didapatkan dengan cara pengolahan yang tepat.

Dalam memasak daging yang pertama harus diperhatikan adalah, sifat dari bahan makanan yang berasal dari unggas ini. Daging ayam memiliki sifat cepat lunak dan empuk. Oleh karena itu, memasak ayam harus diperhatikan waktunya, jangan terlalu lama, yang menyebabkan daging menjadi hancur, dan kandungan gizinya juga rusak.

Namun demikian, dalam memasak harus diperhatikan sampai daging ayam benar-benar matang. Merebus ayam sebaiknya menggunakan api sedang, sehingga bisa matang sampai ke bagian dalam. Merebus menggunakan api besar akan membuat ayam matang di luar, tetapi bagian dalam masih mentah. Itu berarti bakteri yang ada belum mati dan bisa berbahaya untuk kesehatan.

Mengolah daging ayam menjadi masakan yang lezat dan sehat memang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian. Mendapatkan rasa sesuai yang diinginkan, dan yang terpenting tidak kehilangan kandungan nutrisi yang dikandungnya, tentunya merupakan tujuan yang penting. Tips cara memilih dan mengolah daging ayam seperti di atas, semoga bermanfaat.

Bagikan Artikel